Langsung ke konten utama

Batanghari Sitiung

Sungai Batanghari adalah sebuah Sungai yang membentang disepanjang wilayah Kabupaten Dharmasraya hingga ujung Merangin Kerinci dan Provinsi Jambi. Sungai Batanghari merupakan Sungai terpanjang di Sumatera dengan kisah sejarah nya yang begitu panjang dan tua. Sungai Batanghari ini bermuaro Ke Muara Berhala disebelah Selat Malaka.


Kata Batanghari terdiri dari dua suku kata yakni Sungai Batanghari Sitiung Batang dan Hari /Aghi. Batang dalam kata Melayu Sumatera berarti Sungai dan Hari/Aghi. Batanghari / Batangari artinya Sungai Hari/Aghi.

Batanghari dalam makna kesejarahan mengandung banyak istilah yang digunakan oleh beberapa wilayah tidak hanya Jambi dan Sumbar di Hulu. Istilah Batanghari /Batangari juga digunakan oleh wilayah Palembang dan beberapa wilayah hulu disekitar nya.

Jika mengacu pada penamaan Sungai dimasa Hindu Buddha, Batanghari /Batangari bermakna Sungai Hari. Hari merupakan nama lain Dewa Krishna. Namun agaknya ini tidak dapat dijadikan pedoman sebab dalam kebiasaan Hindu jika nama sungai diberikan dengan nama dewa2 maka nama anak2 Sungainya bernama dewa2 lainnya juga. Atau diberi nama wanita semisal Sungai Gangga, Saraswati dan lainnya.

Hari /Aghi dalam bahasa Austronesia lama berarti Besar. Kemungkinan nya Penamaan Batanghari /Batangaghi artinya adalah Sungai Besar dalam Rumpun Bahasa Austronesia lama.

Terasa berarti pemanfaatan Sungai Batanghari ini oleh masyarakat Sitiung, bukan saja sebagai kebutuhan dalam berkecukupan ketahanan air namun tempat sumber mata pencarian masyarakat Sitiung. Sungai Batanghari mengandung potensi ekonomi yang berkelanjutan, hasil tambang kerekel, pasir dan lain sebagainya.

Hari ini sangat memprihatinkan, sungai Batanghari sudah tercemar sehingga air tidak lagi terlihat jernih. Sangat disayangkan sekalai bila pembiaran ini diteruskan hingga lingkungan sungai Batanghari tidak lagi terlihat Indah.

Komentar

Sosial

Momen Pembalap di Tikungan Pasar Sitiung TDS 2017

Tour de Singkarak Senen, 20 November 2017 melewati Lintasan Kecamatan Sitiung. Tepat simpang IV Sikabau belok kiri merupakan jalur yang di pilih oleh Pemerintahan dan panitia. Tour de Singkarak Tahun ini yang melewati Jalur Lintas Sitiung yang di rencanakan 103 Pembalap dari 29 Negara. Perhelatan Tour de Singkarak sudah menjadi program rutin setiap Tahunnya di Kabupaten Dharmasraya dan melalui Lintas Kecamatan Sitiung. Setiap tahun terlihat peningkatan persiapan panitia dalam penyelenggaraan Tour de Singakarak. Pada Tahun ini terlihat penambahan dari program tersebut yaitu hiburan di Podium Juara yang di hibur oleh Artis Jakarta dan pengiring Super Dangdut yang sesuai dengan selera masyarakat umum Dharmasraya. Kesiapan panitia penyelenggara dan segenap Pemerintahan Daerah baik Provinsi maupun Kabupaten Dharmasraya telah memaksimalkan kinerja untuk memenuhi kebutuhan dan persiapan Tour de Singkarak tahun 2017 ini. Secara Teknis semua telah di lakukan, namun terlihat beberapa kekuran

Sejarah Singkat Kampung Sitiung (Setelah 6 Bulan Saya Mencoba Mengorek-ngorek Berbagai Sumber dan Berita)

Sitiung Periode Awal Sitiung adalah kampung tua. Itu sebuah fakta yang tak bisa dipungkiri. Jika ketuaannya tak diketahui khalayak banyak, maka itu karena minimnya kesadaran masyarakat Sitiung sendiri dalam mengkaji sejarahnya sendiri. Nama Sitiung dalam logat lokal dieja Satiwuang yang terdiri 2 kata, yaitu Sati yang berarti ‘sakti’ dan Gawuang yang berarti lobang. Nama ini merujuk pada sebuah lobang atau terowongan alam bawah tanah (atau bisa juga disebut goa) yang menghubungkan dua tempat yang berada di Sitiung tersebut. Dua tempat tersebut tersebut adalah Toluak yang berada di aliran sungai Batanghari dan Mombiak di sebuah area lahan gambut. Jarak antara keduanya kurang lebih sekitar 1 Kilometer. Lobang ini sendiri bagi masyarakat Sitiung memang tergolong istimewa dan hanya orang-orang yang berilmu tinggi dan sakti yang bisa memasukinya. Itu kenapa asal-muasal nama Sitiung dikaitkan kepada lobang ini. Sebuah lobang sakti. Sitiung tak lepas dari peradaban sungai Ba

Wisata Air Terjun Sitiung

Wisata Alam Air terjun Pisang Rebus Nagari Sitiung Kecamatan Sitiung dapat perhatian dari kalangan masyarakat sekitar dan Umum. Lokasi Air terjun ini berada di pedalaman ladang warga. Akses ke area air terjun memang masih terlambat oleh semak belukar. Beberapa pemuda yang peduli terhadap lingkungan telah memulai memberikan lingkaran tersebut.  Air murni Sumber mata air menghipnotis kita untuk menikmati pandangan ke arah alam sekitar. Indah memang jelas indah hingga hari ini tetap juga di kunjungi walau lokasi nya belum sempurna di bersihkan.  Kita berharap Tempat ini bisa menjadi salahsatu lokasi Wisata Nagari Sitiung, jangakauan yang tidak terlalu jauh Memudahakan kita untuk mengunjungi Wisata yanq satu ini. Lama sudah tidak diperhatikan Tempat ini seakan hilang selama ini, namun seiring kemajuan zaman menyadarkan kita untuk peduli pada Wisata. Mari kita lestarikan alam lingkungan kita apalagi yang memiliki nilai tinggi.  Ayo ooo.... Kunjungi, buat berfoto tepat banget nih